Bima News: Headline
Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 April 2025

Panen Raya Jagung, HA Rahman Ajak Petani Beralih ke Tanaman Tahunan

Jagung
Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin panen raya jagung di Kawasan Tolol Fanda, di lingkungan Lelamase, Rabu (2/4). 

bimanews.id-Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin menghadiri panen raya jagung di pegunungan Kelurahan Dodu. Kegiatan tersebut dimotori lurah dan kelompok tani setempat

Lurah Dodu Yahya mengatakan, kegiatan  tersebut sebagai penanda bahwa musim panen telah tiba. Di Dodu kata dia, ada sekitar 63 hektare lahan yang ditanami jagung oleh 127 orang petani. 

"Panen  dilakukan warga hingga Mei mendatang," ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan So Tolo Fanda, Rabu sore (2/4). 

Diakuinya hasil pengen tahun ini jauh lebih baik dari sebelumnya. Karena curah hujan cukup bagus mulai masa tanam awal Desember lalu hingga panen ini. 

Yahya berharap  hasil panen jagung tahun ini  terserap dengan baik, dengan harga yang bagus. 

Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin mengatakan, semoga panen tahun ini diberikan keberkahan dari Allah SWT. Walaupun sedikit bisa memenuhi apa yang menjadi kebutuhan. "Saya lihat tanaman jagung sepanjang jalan sangat bagus," katanya. 

Terkait masalah harga kata dia, sudah melakukan rapat. Bulog akan membeli sesuai harga standar  Rp 5.500. Hanya saja yang diserapBulog terbatas, disesuaikan dengan kapasitas gudang yang ada. Untuk masalah ini akan dilakukan rapat lagi dengan Bulog dan CPI. 

Dia juga mengaku akan terus mendukung petani jagung bisa produksi maksimal. Berharap warga bisa berpartisipasi untuk menjaga lingkungan. 

Kenapa ini penting, sebab saat ini ada anggaran sekitar Rp 600 miliar untuk program pengendalian banjir. Tapi kalau anggaran itu dialihkan yang lain warga pasti akan sejahtera. 

"Banjir ini dampaknya sangat buruk, bahkan menelan anggaran  tidak sedikit untuk perbaikan infrastruktur," tegasnya. 

Pada kesempatan itu, H Man  berharap warga untuk beralih ke tanaman keras, tanaman tahunan seperti kemiri. Karena permintaan Kemiri diluar negeri sangat tinggi. Saat ini kemiri Indonesia hanya bisa ekspor ke Arab saja. 

"Ini salah satu solusi untuk kita," gambar mantan Ketua Fraksi Demokrata DPRD Provinsi NTB ini. 

Dia juga mengaku sudah meminta dukungan pada Gubernur NTB untuk pengalihan dari jagung ke Kemiri. Bahkan gubernur kata dia siap  membantu. 

"Saya akan undang warga untuk melihat pemanfaatan tanaman seperti Kemiri," tegasnya. (nk)

Jumat, 28 Maret 2025

Kebersihan Kota dan Ternak Liar Menjadi Perhatian Serius Pemkot Bima

Wali
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima saat melaksanakan safari Ramadan di Masjid Nurul Ula Mande 3, Kelurahan Mande, Kecamatan Mpunda, Kamis malam (27/3) 

bimanews.id-Untuk mewujudkan Kota Bima yang bersih, tertata dan bercahaya, harus dimulai dari rumah tangga. Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan saat safari ramadhan di masjid Nurul Ula, lingkungan Mande 3, Kelurahan Mande, Kecamatan Mpunda, Kamis (27/3).

"Untuk merealisasikan Kota Bima maju, bermartabat dan berkelanjutan, faktor utama yang harus dilakukan dan didorong adalah mewujudkan kota ini bersih, tertata dan bercahaya. Itu di mulai dari setiap rumah tangga, " kata Feri Sofiyan. 

Karena itu kata Feri, dalam waktu dekat, pemerintah Kota Bima akan launching program Bersatu (Bersih-bersih Selasa dan Sabtu). 

"Waktunya sekitar 5-10 menit kita bersihkan pekarangan rumah masing-masing," sebutnya. 

Aba Feri sapaan akrab Wakil Wali Kota Bima ini menyebut, pemerintah berharap, tugas mewujudkan daerah ini bersih tidak serta merta menjadi kewenangan pemerintah daerah saja, tetapi seluruh masyarakat. Memiliki tanggungjawab yang sama,  minimal dimulai dari rumah masing-masing.

Terkait penegakkan aturan tentang penertiban hewan ternak liar di Kota Bima, ia menegaskan dalam waktu dekat mulai menertibkan hewan ternak yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan, bahkan mengancam keselamatan jiwa. 

"Ini aka  kita mulai dengan tahapan sosialisasi terlebih dahulua. Nanti kita akan perkuat Perda yang di dalamnya mengatur tentang denda dan lain-lain. 

Masyarakat yang memiliki hewan ternak diimbau untuk mulai mengandangkan ternak masing-masing, agar tidak berkeliaran.

Safari Ramadhan di kelurahan Mande ini dihadiri  Wali Kota Bima, Wakil Wali Kota Bima, Sekda, Staf Ahli Wali Kota, Asisten, dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bima, Ketua Baznas Kota Bima, Plt Camat Mpunda dan Lurah se Kecamatan Mpunda. (red) 

Kamis, 27 Maret 2025

Jembatan Lewa Mori Akan Dibangun 2026, Mori; Siap Kawal Anggaran Hingga Diketok

Mori
H Mori Hanafi

bimanews.id-Keinginan masyarakat Bima bisa membangun jembatan Lewa Mori dari Desa Panda, Kecamatan Palinelo ke Desa Sondosia, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima bakal terwujud. Anggota Komisi V DPR RI, H Mori Hanafi mengatakan, jembatan Lewa Mori akan dibangun tahun 2026 mendatang. 

"Kalau saya lihat dari perencanaannya nilainya sangat fantastik, sekitar Rp 1 Triliun," ujarnya, Minggu malam (20/3). 

Anggaran tersebut akan dibagi dalam tiga tahap pengerjaan. Akan dilakukan penimbunan sepanjang 4 kilometer dari dua sisi. Kemudian sisanya akan dilanjutkan dengan pengerjaan jembatan sepanjang 1,6 kilometer. 

Untuk menuju ke tahap pembanguan tentunya akan disusun rencana detail pekerjaan. Saat itu dokumen tengah disusun, akan rampung pada Juni mendatang. Diakuinya penyusunan dokumen yang menelan anggaran Rp 3 miliar ini agak molor. 

"Harusnya rampung awal tahun ini. Tapi karena ada kendala teknis sehingga harus di undur hingga Juni," Sebut Ketua Umum KONI NTB ini ditemui di kediamannya. 

Menyinggung apakah pembangunan ini pasti dilaksanakan? Mori menegaskan akan mengawal hingga anggaran masuk dalam dokumen keuangan negara. 

"Saya akan kawal penyediaan anggaran hingga pembangunan," pungkasnya. (nk)

Rabu, 26 Maret 2025

Benahi Tata Kelola Keuangan, Wali Kota Bima Minta Dukungan BPKP NTB

Wali
Wali Kota Bima, HA Rahman H Abidin menerima cinderamata dari Kepala BPKP NTB usia berkunjung di kantor BPKP setempat, Rabu (26/3). 



bimanews.id-Wali Kota Bima, HA Rahman H Abidin meminta dukungan  dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB,  memberikan pendampingan dalam tata kelola keuangan di Pemerintah Kota Bima. 

Permintaan itu kata Kabag Prokopim Setda Kota Bima, Syahrial Nuryadin ketika Wali Kota Bima berkunjung ke kantor BPKP NTB, Rabu (26/3). Kunjungan itu diterima Kepala BPKP NTB dan jajaran. 

Dalam kunjungan itu kata Rian, sapaan akrabnya ini HA Rahman membicarakan sejumlah aspek tata kelola pemerintahan. Kerjasama antara pemerintah daerah dan BPKP terkait pengendalian serta mitigasi risiko dalam pengelolaan perencanaan dan penganggaran daerah.

"Evaluasi terhadap sistem pengendalian internal juga menjadi perhatian utama, untuk mendorong peningkatan akuntabilitas dan transparansi di lingkungan Pemerintah Kota Bim," ujar Rian mengutip bahasa HA Rahman pada pertemuan tersebut.

Sinergi dengan BPKP jelasnya, untuk memperkuat sistem pengawasan dan memastikan efektivitas pelaksanaan program pembangunan berjalan dengan baik. 

Saat pertemuan itu, pihak BPKP NTB  memberikan sejumlah pandangan, saran dan masukan yang konstruktif sebagai bahan perbaikan ke depan.  

Melalui silaturahim ini, diharapkan kerja sama antara Pemerintah Kota Bima dan BPKP NTB semakin erat. Sehingga tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dapat terus terwujud demi pembangunan yang  berkualitas dan berkelanjutan. (nk)

Sabtu, 22 Maret 2025

Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran, Gubernur NTB Pantau Pasar Ama Hami

 

Pasar
Gubernur NTB, H Lalu Muhamad Iqbal bersama Wali Kota, HA Rahman H Abidin dan Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan memantau harga di Pasar Ama Hami Kota Bima, Sabtu (22/3). 


bimanews.id– Gubernur NTB H Lalu Muhamad Iqbal bersama Wali Kota HA Rahman H Abidin dan Wakil Wali Kota Feri Sofiyan turun ke pasar Ama Hami, Sabtu (22/3). Mereka ingin mengetahui kondisi harga bahan pokok jelang lebaran yang tinggal satu pekan lagi. 

Saat kunjungan, rombongan menyapa para pedagang dan warga yang tengah berbelanja, sekaligus menanyakan harga berbagai komoditas. Seperti beras, minyak goreng, gula, cabai, serta kebutuhan pokok lainnya.

“Pentingnya menjaga kestabilan harga agar daya beli warga tetap terjaga, terutama  menghadapi momen-momen penting seperti bulan suci Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Gubernur NTB. 

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bima H Rahman H Abidin mengatakan, jelang lebaran  stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga. Dia juga mengimbau warga pasar menjaga kebersihan. Hal tersebut sangat penting untuk menciptakan suasana berbelanja yang nyaman bagi warga.

“Pemerintah Kota Bima berkomitmen  terus meningkatkan fasilitas pasar dan melakukan pengawasan berkala, untuk  memastikan Pasar Ama Hami tetap menjadi pusat perdagangan yang tertata dengan baik,” tegas mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Provinsi NTB ini.   

Kunjungan ini turut didampingi oleh jajaran Pemerintah Kota Bima, termasuk Inspektur, Plt Asisten II, Kepala Bappeda, Kadis PUPR, Plt Kadis Koperindag, Kadis Perhubungan, Kadis Kominfotik, Kasat Pol PP, serta Camat Rasanae Barat.  (nk)

Tinjau Pelabuhan, Gubernur Pastikan Arus Mudik Jalur Laut Lancar

 

Gubernur
Gubernur NTB, H Lalu Muhamad Iqbal didampingi Wali Kota, HA Rahman H Abidin dan Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan mengecek arus mudik di Pelabuhan Soekarno Hatta Kota Bima, Jumat malam (21/3) 

bimanews.id-Gubernur NTB, H Lalu Muhamad Iqbal mengecek kondisi kapal dan pelabuhan Bima, Jumat malam (21/3). Untuk memastikan arus mudik melalui jalur laut berjalan lancar. 

Saat kunjungan itu, orang nomor satu di NTB  didampingi Wali Kota Bima, HA Rahman H Abidin dan Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan. Tiba di pelabuhan rombongan mengecek kondisi area tunggu penumpang. 

Mereka juga mengecek kondisi dan kelayakan kapal KM Wilis. Seperti tempat penumpang, kamar hingga  personil. Bahkan gubernur menyempatkan diri mengecek posko mudik yang tidak jauh dari area penumpang. 

Iqbal mengatakan, kunjungan tersebut  untuk memastikan fasilitas jalur laut sesuai standar. Sehingga warga yang mau mudik  merasa aman dan nyaman. 

"Kami ingin memastikan kondisi arus mudik berjalan lancar," ujarnya pada media ini. 

Kenapa pengecekan di Bima, sebab arus mudik jalur laut paling ramai adalah  di pelabuhan  Soekarno Hatta Kota Bima. 

Wali Kota Bima, HA Rahman A Abidin berharap,  arus mudik ini bisa berjalan lancar. Tidak hal-hal yang dapat merugikan pengguna jasa kapal. 

"Kami hanya bisa mendoakan agar semua bisa sampai tujuan dan tiba di Bima dengan selamat," tuturnya. (nk)

Kamis, 20 Maret 2025

Pemkot Cari Solusi Terbaik Soal Lahan di Ama Hami

Wali
HA Rahman H Abidin

bimanews.id-Pemerintah Kota Bima akan mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan lahan di Ama Hami. Dalam waktu dekat, tim dari pemerintah akan turun langsung ke lokasi untuk mengecek dan mengkaji lebih dalam persoalan tersebut. 

“Kami akan mempelajari secara cermat agar menghasilkan solusi terbaik dengan melibatkan berbagai elemen terkait, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis,” ujar Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin melalui Kabag Prokopim Syahrial Nuryadin, Kamis (20/3). 

Kata dia, Wali Kota menegaskan tidak ingin berspekulasi dalam menangani persoalan ini. Akan mengambil langkah  berdasarkan kajian yang matang. Karena itu, warga diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.  

“Kesabaran dan kerja sama dari seluruh pihak sangat diperlukan agar penyelesaian masalah ini berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat,” kata Rian sapaan akrabnya ini mengutip wali kota. 

Pemerintah Kota Bima kata Rian berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan adil dan transparan demi kepentingan bersama. (nk)

Jalan Dua Arah di Ama Hami Dipagari Oknum Warga

 

Pagar
Jalan dua arah  yang dipagari di sebelah  utara dan selatan jalan di bagian barat Pasar Ama Hami, Rabu (19/3). 

bimanews.id-Lahan Reklamasi di kawasan Ama Hami, Kota Bima,  dipagari kelilingi oleh oknum warga. Termasuk jalan dua arah yang dibangun Pemerintah Kota Bima sebelah barat lahan sebut juga dipagari. 

Pantauan di lapangan Rabu, (19/3), lahan tersebut dipagari dengan seng, mengambil setengah badan jalan dua arah. Terpampang spanduk di pagar dengan tulisan 'tanah ini milik Bobby Chandra SHM Nomor 2079. Putusan pengadilan Raba Bima Nomor : 62/pdt.G/2024/PN.RBi, kuasa hukum Muhamad Haekal'.

Di sekitar lahan yang  dipagari itu,  terdapat banyak berdiri lapak pedagang dan beberapa unit bangunan rumah warga. Termasuk  lokasi mangkal puluhan supir truk yang menjual pasir.

Hafid, 40 tahun, salah seorang warga yang berada di lokasi mengaku terkejut dengan pemagaran  lahan dan jalan. Padahal kata dia, lokasi yang dipagari tersebut merupakan akses jalan umum di kawasan reklamasi Ama Hami.

"Tiba-tiba lihat sudah dipagar. Kami jelas kaget, karena yang kami tahu lokasi yang dipagari ini adalah jalan umum," Sekalinya saat ditemui di lokasi. 

Menurut Hafid, lahan yang dipagari saat ini, dulu merupakan tambak warga dan pantai. Namun, pada 2016 sampai 2018, ditimbun atau direklamasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bima.

"Sepengetahuan saya dulunya  di sini ada tambak warga dan pantai. Namun direklamasi pada tahun 2016 hingga 2018 lalu," Sebutnya. 

Sebagian lahan yang direklamasi  telah dibangun Pasar Amahami, sebagian lainnya  masih kosong. Dia tidak mengetahui lahan kosong itu akan digunakan untuk apa. 

"Sebagian kecil lahan itu dibanguni rumah oleh warga dan lapak untuk jualan," katanya.

Hal senada diakui Junaidin, 40 tahun, seorang supir truk yang mangkal di sekitar lokasi pemagaran lahan tersebut. Dia mengaku  tidak tahu persis kapan pemagaran dilakukan, karena menurut dia, awal bulan puasa, belum ada. 

Junaidin mengaku sudah lama mangkal di sekitar lahan yang dipagari itu untuk menjual pasir yang dimuat dalam truk. Selama ini, dia beranggapan lahan tempatnya mangkal adalah milik pemerintah. 

"Selama saya mangkal di sini, belum ada yang tegur dan mengklaim lahan milik. Karena yang saya tahu juga lahan ini milik pemerintah," pungkasnya.

Bobby Chanda, pemilik lahan sebagaimana tercantum pada spanduk yang ditempel pada pagar mengaku, pemagaran itu dilakukan karena tidak ada kejelasan dari Pemerintah Kota Bima terkait lahan miliknya yang sebagian dijadikan jalan. 

"Sejak awal pembangunan jalan tersebut tidak ada informasi terkait penggunaannya dari pemerintah daerah, " katanya saat dihubungi, Rabu (19/3). 

Puncaknya kata dia,  sekitar tiga tahun lalu dia sempat mempertanyakan hal tersebut pada Pemerintah Kota Bima,  namun tidak ada kejelasan. Malah dipingpong kiri kanan. 

"Sempat dilakukan mediasi tapi tidak ada jawaban dari wali kota HM Lutfi terkait penyelesaian masalah tersebut,"  keluhnya. 

Karena tidak ada solusi dari persoalan tersebut,  melalui kuasa hukumnya dia  membawa  masalah  tetaebut ke meja hijau. Gugatan perdata yang diajukannya berujung damai. Melalui  Putusan pengadilan Raba Bima nomor : 62/pdt.G/2024/PN.RBi.

Dengan putusan pengadilan serta memiliki alas hak atas tanah berupa sertifikat, sehingga  Bobby mutuskan memagari lahan yeraebut sesuai batas di sertifikat. 

"Setelah ada putusan Januari lalu, akhirnya saya memutuskan untuk membatasi lahan milik saya," tegasnya. (nk)

Senin, 10 Maret 2025

Mori Pastikan Pengerjaan Sesuai Rencana, Pemkot Dukung Program Pengendalian Banjir

TINJAU: Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi meninjau pengerjaan saluran primer bersama tim BWS dan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Bima A Faruk di Kelurahan Sambinae, Minggu (9/3).



Bimanews.id - Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kota Bima, Minggu (9/3). Kegiatan ini dikhususkan untuk mengecek kondisi pengerjaan program pengendalian banjir drainase primer di Kota Bima.

 

Pengecekan diawali dengan melihat program dan rencana pembangunan di kota di kantor PUPR Balawi Wilayah Sungai (BWS) perwakilan Kota Bima. Setelah mendengarkan presentasi dari perusahaan pelaksana, dilanjutkan dengan kunjungan lapangan.

 

 Itu seperti yang dilaksanakan di Kelurahan Sambinae. Di sana, Mori benar-benar mengecek proses pengerjaan, dari mulai kualitas bahan yang digunakan hingga spesifikasi teknis model pengerjaan alur drainase hingga ke hilir di tepi sungai setempat.

 

Pada kesempatan itu, Mori mengatakan kepada Bimanews.id mengatakan bahwa kunjungan ini untuk memastikan program berjalan sesuai rencana. Sehingga, banjir di Kota Bima dapat berkurang.

 

"Kalau banjir hilang tidak mungkin, tapi setidaknya bisa berkurang," ujarnya saat ditemui di lokasi proyek di RT 01 RW 01 Kelurahan Sambinae.

 

Menyinggung hasil evaluasinya terhadap program dan kinerja kontraktor saat ini, Mori mengaku belum ada kendala. Semua masih sesuai dengan program dan berjalan lancar. Hanya saja, dia berpesan untuk memperhatikan keselamatan pekerja, pengguna jalan, dan warga setempat.

 

"Tolong diperhatikan keselamatan warga, apalagi saya lihat banyak pengerjaan dengan alat berat di tepi jalan," tegas mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB ini.

 


Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Penataan Ruang Kota Bima, A Faruk, mengatakan pemerintah kota mendukung penuh mega proyek ini. Salah satu dukungan tersebut melalui pembebasan lahan milik warga di bantaran parit yang akan dikerjakan.

 

"Kami tengah berupaya untuk membebaskan lahan," kata mantan Lurah Pane ini.

 

Program yang dilakukan untuk pembebasan lahan warga tersebut berupa pemecahan sertifikat warga sekitar saluran primer dan sekunder. Total lahan warga yang diproses saat ini sebanyak 102 titik. Kemudian, 16 di antaranya masih belum mau memberikan lahannya.

 

Untuk masalah itu, pihaknya kini tengah melakukan pendekatan bersama lurah setempat. "Kami terus melakukan komunikasi dengan 16 kepala keluarga tersebut," ungkap Faruk.

 

Pantauan Bimanews.id, kunjungan yang dilakukan Mori bersama tim dari BWS dan Faruk diawali dengan mendengarkan pemaparan dari tim. Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan di Kelurahan Sambinae.

 

Saat di Sambinae, tim sempat kesulitan menuju lokasi yang bertempat di RT 1 RW 1 kelurahan setempat. Karena kondisi jalan yang berlumpur, akibatnya mobil terjebak. Bahkan Mori harus turun dari kendaraan.

 

Akhirnya, tim harus berbalik menggunakan jalan lain hingga ke muara drainase primer yang sedang dibangun di Sungai Padolo di kelurahan setempat. (nk)

Senin, 24 Februari 2025

Soal Mutasi, Wawali Akan Tempatkan Pejabat Sesuai Kemampuan

Wawali
Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan saat bertemu dengan jajaran pegawai pemerintah kota  di halaman Kantor Wali Kota Bima, Senin (24/2). 

bimanews.id-Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan memberikan sinyal terkait rotasi dan mutasi lingkup pemerintah kota. "Mutasi pasti akan dilaksanakan," ujarnya saat memimpin apel gabungan di halaman kantor Wali kota, Senin (24/2). 

Namun, kapan waktunya belum bisa dipastikan. Akan dilakukan analisa jabatan terlebih dahulu. 

Hal tersebut dilakukan kata Feri, untuk menempatkan seseorang sesuai latar belakang kemampuan. Baik itu pendidikan dan lain sebagainya. 

Bersama kepala daerah, mereka ingin membangun organisasi pemerintah sesuai tugas dan fungsi secara profesional. Bukan karena suka dan tidak suka. 

"Kami berkeinginan menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat," tegas mantan Ketua KONI Kota Bima ini. 

Dia juga memastikan mutasi tidak ada kaitannya dengan balas jasa atau balas budi. Apalagi mutasi tersebut berdasarkan uang. 

"Kami akan menjaga martabat dalam menjalankan tugas. Haram  memungut sepeser pun pada pegawai," pungkasnya. (nk) 

Kamis, 20 Februari 2025

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima Dapat Pembekalan Khusus Dari Presiden

Wali
Wali Kota Bima H A Rahman H Abidin dan Wakil Wali Kota Bima Feri Sofyan

bimanews.id-H A Rahman H. Abidin, SE dan Feri Sofiyan, SH resmi dilantik menjadi Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima masa jabatan 2025-2030 oleh Presiden Prabowo, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2).

Pelantikan Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abirin, SE dan Feri Sofiyan, SH tertuang melalui Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, nomor : 100.2.1.3-1719 Tahun 2025, tentang Pengesahan Pengangkatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Hasil Pemilu Serentak Tahun 2024 masa jabatan 2025-2030.

Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Badrah H. A. Rahman. Sementara, Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH didampingi oleh Ketua GOW Kota Bima, Jumriah Feri Sofiyan.

Pelantikan ini menyusul diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2025, tentang Tata Cara Pelantikan Kepala-Wakil Kepala Daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024, yang diterbitkan pada 11 Februari 2025.

Dalam Perpres Nomor 13 Tahun 2025, disebutkan  pelantikan kepala daerah untuk gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota dilaksanakan secara serentak oleh Presiden pada tanggal 20 Februari 2025.

Untuk pertama kali dalam sejarah tanah air,  acara pelantikan kepala daerah oleh presiden langsung. Sebelumnya, gubernur-wakil gubernur dilantik oleh Presiden atau Menteri Dalam Negeri, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota dilantik oleh gubernur. 

Sebanyak 505 kepala daerah terpilih yang telah dilantik  dijadwalkan mengikuti pembekalan khusus oleh Presiden atau retreat. Pelaksanaan retreat kepala daerah ini dijadwalkan  tanggal 21-28 Februari 2025 di Akmil Magelang, Jawa Tengah.

505 kepala daerah tersebut adalah kepala daerah yang bebas gugatan Mahkamah Konstitusi dan dismissal. Nantinya, akan dibahas terkait beberapa materi dalam retret, mulai tupoksi hingga Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. (red) 

Presiden Ingatkan Kepala Daerah Dilantik Jaga Kepercayaan Masyarakat

 

Lantik
Presiden RI Prabowo Subianto melantik kepala daerah di Halaman Istana Negara Jakarta, Kamis (20/2) 

bimanews.id-H Arahman H Abidin dan Feri Sofiyan dilantik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima, Kamis (20/2). Pengambilan sumpah mereka itu bersamaan dengan kepala daerah lain seluruh Indonesia di Halaman Istana Negara, Jakarta. 


Usai mengambil sumpah, mantan Menteri Pertahanan ini  memberikan wejangan pada kepala daerah yang dilantik. Mengingatkan agar mandat dan kepercayaan masyarakat tersebut jangan disia-siakan.

"Mulai lah mengabdi dan berbakti pada daerah dan masyarakat. Berikan yang terbaik pada nusa dan bangsa," Kata  Prabowo.

Setelah dilantik, para kepKatadaerah langsung mengikuti pembekalan selama sepekan di Lembah Tidar Magelang.(nk)

Minggu, 12 Januari 2025

Diduga Bandar Narkoba, Mantan Caleg Di Bima Ditangkap

Narkoba
Ilustrasi

bimanews.id-Oknum HR, 40 tahun, terduga bandar Narkkba asal Desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima  ditangkap polisi, Sabtu pagi (11/1). Penangkapan HR berlangsung di Desa Leu Kecamatan Bolo, sekitar pukul 04.30 Wita.

HR diketahui merupakan mantan Calon Legislatif (Caleg) 2024 Daerah Pemilihan (Dapil) 2 (Kecamatan Bolo-Madapangga) lewat partai Ummat nomor urut 1. Pada Pemilihan Legislatif itu, HR sukses mengumpulkan 1.769 suara, sekaligus peraih tertinggi di internal partai.

Hampir dilantik sebagai anggota DPRD periode 2024-2029, namun HR  kalah pada perolehan suara partai. Dimana saat itu Ummat hanya mampu mengumpulkan 1.949 dari 7 Caleg.

Bahkan perolehan jumlah suara HR lebih tinggi dari Caleg terpilih, Nurdin Amin dari PDI dengan 1.408 suara. Untungnya, Nurdin Amin ditopang suara partai yang mengumpulkan 4.020 suara dari 7 Caleg.

HR juga sebelumnya dinyatakan DPO oleh Polda NTB, berdasarkan Surat Permohonan bantuan Penangkapan Nomor : B / 6891 / XII / RES.4.2 / 2024 / Ditresnarkoba, tanggal 26 Desember 2024. Selain, HR terduga bandar yang masuk dalam kloter viral yang diposting akun Facebook Badai NTB.

"Kami juga kantongi Surat Perintah Tugas  Nomor : Sp.Gas / 07 / I / 2025 / Satresnarkoba, tanggal 08 Januari 2025," ujar Kapolsek Bolo AKP. Nurdin.

Penangkapan pelaku berdasarkan hasil pengembangan dua anak buahnya yang diamankan lebih dulu. Setelah diketahui keberadaanya, petugas bergerak cepat dan menangkap pelaku.

Dari tangan pelaku diamankan sejumlah barang bukti seperti 1 buah belati, 1 unit HP merek Nokia dan sebuah dompet berisi uang Rp 500.000, 2 kartu ATM BRI, ATM Sinar Mas, ATM Mandiri dan lainnya.

"Sekarang terduga pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke Polda NTB. Dia sempat diamankan sementara di Polres Bima pasca penangkapan," pungkasnya. (red)

Rabu, 25 Desember 2024

15 Kelurahan di Kota BimaTerdampak Banjir

 

Banjir

Pj Wali Kota Bima Mukhtar Landa meninjau kondisi warga dan infrastruktur yang rusak diterjang banjir di Pasar Raya, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Selasa Sore (24/12) 


bimanews.id-Banjir kembali melanda Kota Bima. Kali ini banjir banjir yang melanda semakin luas. Dari data BPBD, ada 15 kelurahan terdampak.

Kecamatan Rasanae Timur yang terdampak Kelurahan Nungga dan Dodu. Kecamatan Raba terdampak di Kelurahan Penaraga, Kendo, Penanae, Ntobo. 

Kemudian Kecamatan Mpunda, Kelurahan Penatoi, Lewirato, Sadia, Mande Manggemaci. Kecamatan Rasanae Barat, Kelurahan Pane, Parug, Sarae dan Tanjung.

Kepala BPBD Kota Bima, Gufran AH membenarkan data tersebut. Kata dia banjir akibat meluap Kali Padolo, Selasa (24/12) dimulai sekitar pukul 13.00 wita.

"Banjir kembali terjadi di Kota Bima, itu baru data sementara," ujarnya

Diungkapkannya, banjir yang terjadi saat ini diakibatkan curah hujan tinggi di wilayah Timur Kota Bima. Banjir yang terjadi merendam pemukiman warga dan lahan pertanian.

Untuk upaya yang dilakukan Gufran mengaku, tengah koordinasi dengan Tim Siaga Bencana masing-masing kelurahan terdampak. Untuk memastikan korban terdampak. Memberikan peringatan dini banjir pada kelurahan yang berpotensi terdampak.

"Kami juga terus memantau  perkembangan banjir," akunya.

Pantauan Bimanews.id, banjir yang melanda Kota Bima kali ini  cukup besar. Beberapa jalan terpaksa harus ditutup. Seperti jalan Soekarno Hatta tepatnya di Kelurahan Pane hingga Paruga.

Kemudian jalan Gatot Subroto juga ditutup. Mulai dari perempatan lampu merah Sadia hingga SMKN 2 Kota Bima. 

Usai air surut, warga terlihat sibuk membersihkan lumpur di rumah dan jalan. PJ Wali Kota Bima Mukhtar Landa juga terlihat turun memantau kondisi warga. 

Dia juga mengatakan akan mengirimkan bantuan makanan pada warga terdampak. Bahkan telah meminta Kepala Dinas Sosial untuk mendistribusikan makanan.

"Saya sudah minta dinas untuk turun memberikan bantuan makan," Sekda Kota Bima ini. (nk)

Jumat, 13 Desember 2024

Terminal Dara Akan Dibenahi 2026

Mori
Anggota Komisi V DPR RI H Mori Hanafi, didampingi Kepala Dinas Perkim A Faruk, Kepala Dishub Kota Bima Is Fahmi dan Kabid Sarana dan Prasarana Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTB  Ari Widi, mengecek kondisi Terminal Tipe A Dara, di Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Jumat (13/12). 


bimanews.id-Anggota Komisi V DPRI Mori Hanafi berkunjung ke sejumlah tempat di Kota Bima dalam rangkaian kegiatan reses. Satu diantaranya adalah berkunjung di Terminal Dara Kota Bima, Jumat (13/12). 

Pada kunjungan tersebut, Mori mengaku, Terminal Dara akan diperbaiki tahun 2026 mendatang. Mengingat kondisi terminal utama bagi warga Kota Bima dan  Kabupaten Bima kondisinya sangat tidak layak. 

Diakui Mori, saat rapat kerja bersama Kementerian Perhubungan telah meminta agar Terminal  Tipe A Dara dilakukan perbaikan skala besar. Permintaan tersebut  telah diamini. 

“Saat rapat resmi saya minta Terminal Dara  prioritas untuk diperbaiki, itu disetujui,” ujarnya saat ditemui di Terminal Dara. 

Sebagai bukti kata dia, tahun depan akan disusun Detail Engineering Design (DED) atau dokumen desain teknis. Sehingga diperkirakan tahun 2026 akan dilanjutkan dengan pembangunan kawasan terminal tersebut. 

“Kalau sudah ada DED pasti tahun berikutnya akan dibangun,” tegas Ketua KONI NTB ini. 

Diungkapkannya, pembenahan terminal ini sangat penting, mengingat kondisinya sangat kumuh dan tidak teratur. Tidak heran banyak bus yang mangkal di luar area terminal. 

“Mumpung Kementerian Perhubungan menjadi mitra kami di Komisi V, jadi saya manfaatkan untuk membangun daerah,” tegas mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB ini. 

Kabid Sarana dan Prasarana Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTB  Ari Widi mengatakan,  sejak terbentuknya BPTD di NTB belum banyak anggaran yang turun. Kalau pun ada hanya sebatas untuk pemeliharaan ringan saja. 

“sejak terbentuk sekitar satu tahun lalu, kami baru mengucurkan anggaran yang tidak besar. Hanya untuk pengecatan, perbaikan tembok, WC dan lain-lain,” akunya. 

Dia sangat bersyukur atas dukungan yang diberikan Mori, melobi anggaran pembangunan Terminal Tipe A Dara. Harapannya ke depan pelayanan yang diberikan pada warga Kota Bima dan sekitarnya bisa lebih baik lagi. 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima Is Fahmi mengatakan, siap membantu BPTD dalam merekayasa lalulintas ketika perbaikan terminal berlangsung. Sebab Dishub dan BPTD berkaitan erat dalam bidang kerja. 

“Bila perlu saat pembangunan berlangsung, kantor Terminal Dara pindah saja di kantor Dishub kota,” akunya. 

Pada kesempatan tersebut Is Fahmi juga menawarkan opsi lain terkait terminal. Yakni pemindahan lokasi terminal. Mengingat luas lahan terminal saat ini sangat sempit hany sekitar 8.000 meter persegi.

Hal tersebut ditanggapi langsung Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Bima A Faruk. Kata dia usulan tersebut sangat memungkinkan. Sebab Pihaknya tinggal meyiapkan lahan saja untuk pembangunan seperti area di sekitar Pasar Ama Hami. 

“Ini usulan yang bagus juga, tinggal kami siapkan lahan saja,” tegasnya. 

Untuk itu lajut Faruk, hanya tinggal koordinasi dengan Wali Kota Bima terpilih nanti. Dan dia meyakini kepala daerah kedepan akan menyiapkan lahan. Sebab kepala daerah yang baru memiliki visi untuk memajukan Kota Bima setara dengan daerah maju lainnya. 

“Kita agendakan saja, untuk rapat koordinasi terkait penyiapan lahan dengan kepala daerah yang baru,” tuturnya. 

Pada kunjungan tersebut, Mori juga menyempatkan diri untuk mengecek kondisi terminal tersebut. Mulai dari pelataran terminal, kesiapan personil hingga fasilitas penunjang lainnya. (nk)

Ad Placement

Kota Bima

Bima

Dompu